Wednesday, May 21, 2008

turnamen bulutangkis




Seperti tidak mau kalah dengan Perebutan Piala Thomas dan Uber yang baru - baru ini berlangsung dan tentu saja (mungkin) untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional, tanggal 20 Mei kemarin Kakak2 Pembina PAS membuat turnamen bulutangkis dengan Alumni. Mungkin karena kurang sosialisasi atau 'iklan' yang kurang gencar, alumni yang datang hanya beberapa gelintir, al. k fazar, k andy, k afrik, k ihsan, k ira, k shinta, k aryanti, dan untung saja ada m endang .....Sementara kakak PAS yang datang kayanya lebih dari 40 orang!!!

Kayanya mereka benar2 siap untuk bertarung, sementara alumni hanya menang.....duluan datangnya!!!! he... he.... Raket pun hanya 3 biji, nggak bawa 'bulu2 ayam' yang siap menjadi korban pemukulan.....

Akhirnya mau tidak mau turnamen dimulai. Awalnya sih pertandingan berjalan 'seperti' seharusnya. Tapi sebentar kemudian kakak2 alumni mulai membuat 'keributan' (kayanya kalau nggak ribut nggak seru katanya). Mainnya nggak pake aturan. Kakak PAS main double, alumni mainnya triple. Pemainnya juga ganti - ganti seenaknya bak permainan sepak bola he.... he.... Sampai wasit bingung memberi nilai karena udah nggak sesuai pakem. Malah nilai2 diatur oleh pemain (tentu saja pemain alumni).... anehnya wasit nya mau pula di atur (takut ditampol kakak alumi kaleeee.....). Pokoknya yang menang (harus) alumni he.... he.....

Sesudah puas merecoki kakak2 Pembina, al. merebut raket kakak2 yang sedang bermain untuk diberikan kepada alumni 'ibu2' yang kepingin belajar memukul bulu2 ayam, sebentar kemudian rombongan (kecil) alumni meninggalkan lapangan untuk mencari kegiatan lain yang 'katanya' lebih menantang yaitu : survey tempat temu alumni .....Padahal penyerahan thropi (kalau ada) juga belum dimulai he.... he.... (ini sih namanya jalan - jalan). Sampai - sampai yang punya sekolah Cendekia (m endang) ikut jalan2 ama siswanya yang membolos (Ara-nya k ihsan / k ira).....

Demikian laporan dari wartawan gadungan yg meliput kegiatan kakak2 alumni.
Silakan dinikmati gambarnya yang pasti tidak berkualitas he... he...

28 comments:

  1. K Ira emang kurusan ya...kemarin di sekolah ga ada ya?

    ReplyDelete
  2. ini maen bulutangkis atau maen volley?????

    ReplyDelete
  3. ini mau maen sepak bola ya he..he..he..

    ReplyDelete
  4. kasihan wasitnya sampai tidak berdaya dan hanya bisa nyengir

    ReplyDelete
  5. sepak takraw ne..bukan bulu tangkis

    ReplyDelete
  6. waktu open day kayanya lagi rafting (lagi), trus kemarin lupa kalo anak2 sekolah, jadi ara + shafa bolos he... he...

    ReplyDelete
  7. memang bulutangkis campur volley, campur tenis lapangan he... he...

    ReplyDelete
  8. bulutangkis campur volley campur tenis lapangan mbak .... he... he...

    ReplyDelete
  9. hwa kakak ... pokoknya keluar pakem mbak ...... untungnya nggak ada rudi hartono, bisa nangis dia he... he...

    ReplyDelete
  10. hwa kakak ... pokoknya keluar pakem mbak ...... untungnya nggak ada rudi hartono, bisa nangis dia he... he...

    ReplyDelete
  11. TURNAMEN GEMBLUNG....huakakakaaa.....
    asli, inilah lawakan terlucu minggu ini

    ReplyDelete
  12. wiw, ga ada yang kenal, hi hi hihi

    ReplyDelete
  13. k'afrik mah gayanya kaya yg mo gebuk kasur, hi hi hi...

    ReplyDelete
  14. Tunggu saya pulang kak, kita main lagi hehehe

    ReplyDelete
  15. Lho .. masak mbak endang ama ira nggak kenal siiih .... lihat lagi saann....

    ReplyDelete
  16. k arief sibuk mroyek he.... he....

    ReplyDelete
  17. Bukan lucu lagi.... kacau banget ... padahal kakak PAS-nya udah serius lho.... lha kok kakak alumninya suka - suka he... he...

    ReplyDelete
  18. kan biar keren seperti pemain tenis kak .. he.... he.....

    ReplyDelete
  19. Boleh ... boleh ... nanti disampaikan kepada yang 'berhak' he... he...

    ReplyDelete
  20. Ek Kak Fadzar maen bulutangkis kayak mau pergi rapat tuch ..

    ReplyDelete
  21. lhaaa kenapa nggak jadi akbarion...? BIlangin ma papanya suruh warisin itu maskot..

    ReplyDelete
  22. seperti biasa kan.... tiada hari tanpa rapat (dimanapun!!)

    ReplyDelete
  23. harus dong .... lha itu para sesepuh ...

    ReplyDelete