Monday, June 1, 2009

Cibeber 2




ini episode sepedaan, kemah, dan main ke sungai waktu ke Cibeber pas Pemilu kemarin

Thursday, May 7, 2009

Cibeber 1




Ini foto - foto pas main ke cibeber, rumahnya kak intan afrik. Sebenarnya udah pas pemilu kemarin. Fotonya banyaaak... ada yang khusus sesi sepedaan, anak2 dengan sepeda ketil ara, trus ibu2 dan bapak2 yang nggak kalah dengan CCCP-nya.....

Nanti ya kalo jaringan lagi bagus diupload lagi.....

Friday, May 1, 2009

update MP

Rasanya lamaaaaa banget ngga update status di MP. Bukannya nggak mau, tapi udah lama internet di rumah kalo malam eror mulu, jadi sekarang OL-nya siang di kanto he.. he.. he..
Sayangnya bapaknya afya lupa password MP, jadi nggak bisa masuk ke Afyahariz.... payah kan? Saya udah klik ke lupa password, ada notifikasi udah dikirim ke email, tapi kok nggak ada.... kira2 kemana ya si MP mnegirimkan passwoed-nya???

Monday, March 30, 2009

Mutilasi for sale




Sepeda ini mau dimutilasi untuk dijual.. Monggo silahkan ditawar..
email saja ke arief.niken@gmail.com, untuk proses tawar menawar
Penawaran;
1. Frame KHS XC-104(2007) size M, bonus Seat Post(FSA), HeadSet, Crank (FC-M445). Frame ada beberapa lecet.. normal lah.. Ditawarkan 2.4 juta saja
2. Fork RS Recon Coil, 95-130 mm, masih ada kardus dan manual, 2.7 juta
3. SRAM X-7 dan RD SRAM Dual Drive 550rb

Yang lain tunggu tanggal mainnya

Saturday, March 28, 2009

Afya




Ini foto2 afya, pake baju batik baru dari eyang... eh .. afya keliatan udah besar...

Bunga di rumah




Tumben2an di rumah ada bunga he.. he.. (benar2 kebangetan!!)
Yg anggrek dari bu Anna Pwt, mawarnya dari Mas Yudi .. Makasih semuanya..
Lain kali mau cari sedap malam, biar harrruuuum....

SLC 28 Maret 2009




Ini foto - foto SLC kelas TK B Cendekia Leadership School, yang pada term ini mengambil tema transportasi, khususnya Kereta Api...

Wednesday, March 25, 2009

Naik ojeg....

Ini sebenarnya cerita seminggu yang lalu. Ceritanya senin pagi kemarin seperti biasa pagi2 dengan grubag grubug semua bersiap pergi. Bapaknya afya harus mengajar jam 7, afya dan ibunya harus sampai ditempat tujuan masing - masing sebelum jam 7.30.... Biasanya sih bapaknya naik sepeda, dan kami berdua pergi diantar pak maman, pak sopir kami sejak habis lebaran tahun kemarin sehingga kalo afya terlambat saya tidak khawatir karena afya langsung di antar ke sekolahnya di awiligar ... (maksudnya yang penting nganter ibunya biar tepat waktu sehingga tunjangan nggak dipotong .... )

Nah, kemarin tuh karena ngajar pagi jadi bapaknya memang pilih naik ojeg biar cepat, jadi sebelum jam 6.30 udah kabur dari rumah. Lha kita berdua nunggu pak maman yang tak kunjung datang sampai udah jam 6.30 lebih. Untung si bapak telepon ngingetin jangan2 pak maman kumat sakitnya jadi nggak datang. Waduuuh.... saya panik juga, mengingat mobil yang terparkir di rumah bukan "yang biasa" tapi mobil kantor yang MANUAL!!!! Hayaaaah.... kumaha ieu teh ... secara ibunya adalah pengendara yang hanya bisa berMATIC ria, dan nggak bisa manual ..........

Saya sibuk mikir gimana caranya biar kami berdua nggak ada yang terlambat. Telpon taksi nggak bakalan sempat, soalnya nunggunya lama kalo pagi, belum jalan yang lebih macet kalo senin. Akhirnya saya putuskan jalan kaki dulu lewat cikajang raya "masih" dengan harapan ketemu pak maman .

Eeeeeh...ndilalah baru keluar dari jalan deket rumah kok ada tukang ojeg nawarin. Spontan saya mengiyakan dan langsung bilang kalo saya pingin diantar sampai Jl. Banda. Padahal saya agak ragu karena bapak itu hanya punya 1 helm. Tapi dia bilang nanti mampir ngambil dulu..... Jebul dia pinjam dari temannya di jalan cibatu, trus dengan sukses kami melaju..... Tapi Pas di pom bensin lha kok berhenti, padahal antriannya lebih dari 20 motor!!! Alamaaak .. bisa telat dong kita.... Akhirnya saya minta terus aja, meski takut juga kalo mogok he.. he...

Alhamdulillah... jam 7.010 menit kami sukses sampai Banda (jemputan Afya), meskipun ngeri juga di jalan, trus Afya agak protes karena nggak pake helm, jadi kepalanya kedinginan katanya he..... he.... Tapi dia enjoy dan seneng banget, soalnya dia jarang naik motor .

Takut telat, saya minta sekalian pak ojeg nganter saya sampai kantor. Pas saya tanya, bensinnya beneran udah E dari antapani katanya ..... Untunglah motornya nggak mogok sampe akhirnya bisa isi bensin dulu di Pom Bensin dekat kantor, dan saya sampai di kantor jam 7.25...... Horeeeee....... saya senang lepas deh dari potongan tunjangan .... Teman2 di kantor ngakak waktu saya bilang saya bayar 20 ribu + bensing 10 ribu. "Kegedean bu" Kata mereka. Tapi buat saya nggak masalah... lha kalo telat kan potongannya hampir 3 kali lipatnya ........ (mode "mata duitan" on!!!)

Yang lucu, ketika beberapa hari kemudian saya nyopirin Afya ke sekolah, dan saya "sedikit" ngomel tentang "kelakuan" motor2 di jalan yang seenaknya, Afya bilang : "ibu, sekarang nggak boleh marah sama motor, kan kemarin kita juga naik ojeg ........."
Aya - aya wae ......

Friday, March 6, 2009

sepedaan

Waaaah ... hampir tiga minggu nggak sepedaan (seminggu teler, seminggu afya sakit, dan 3 hari ini hujaaaaan......), akhirnya hari ini sukses bersepeda lagi... Asyiiik.....

Nggak kerasa, udah hampir 5 bulan ini program bersepeda dari kantor ke rumah tetap jalan. Dulu sempat ragu dan mikir, kira2 capek nggak ya... bertahan lama nggak ya.... atau bosen nggak ya???? eeeeh... ternyata nggak bosen... malah kalo nggak sepedaan rasanya ada yang kurang.... Yaaaah .. meskipun ternyata nggak bikin kurus .... tapi lumayan lah tambah bugar karena berkeringat....

Sampai sekarang masih ada penggemar2 (anak2 kecil) di sepanjang perjalanan. Kebanyakan sih bilang : "sepedanya bagus.... alus.... " Ada yang bilang : "Waaah ... sepeda gunung .... ..... tapi akhir2 ini ada anak2 kecil yang dengan tepat menyebut : " Itu teh sepeda lipat yang kayak di TV tea ... " he.... he..... Kadang2 sempet terpikir gimana ya kalo anak2 itu jadi kepingin sepeda yang sama, dan merengek2 ke ortunya he.. he....
Dengan pilihan rute yang kuambil, memang harus melewati jalan2 kecil yang padat alias jalan2 seribu punten..., jadi kadang2 rasanya banyak yang dengan takjub melihatku bersepeda ria ..... (halaaah .... ke ge er-an he.... he...). Kayaknya yang menarik adalah karena yang bersepeda ibu2, dengan atribut lengkap, sepedanya "aneh", dan kayaknya sih masker merahnya juga menarik perhatian he... he.....

Yaaaah ... semoga program bersepedanya jalan terus..... dan bikin sehat...
Ayo bersepeda...!!!!

Wednesday, January 28, 2009

donor... donor... donor...

Alhamdulillah... hari ini kegiatan donor darah sukarela di kantor berlangsung lancar dan sukses.... dengan peminat lebih dari 75 orang, darah yang terkumpul sebanyak 62 orang. Kelihatan banyak, tapi kalo mengingat kebutuhan normal PMI setiap hari yang ternyata 200 kantong, rasanya kok masih sedikit banget. Tapi lumayaaaan....
Meskipun diwarnai dengan adegan2 ketakutan melihat jarum besar, toh tidak menyurutkan langkah para sukarelawan untuk dapat berbagi (darah) dengan sesama yang membutuhkan..... semoga darah yang terkumpul benar2 bermanfaat dan meningkatkan "harapan hidup" seperti yang tadi dikatakan oleh salah satu petugas PMI.

Sayang hanya ada 3 (tiga) ibu yang bisa diambil darahnya. Yang lainnya terpaksa nggak boleh karena Hb kurang, Tensi tinggi, Haid, dan menyusui.... dan dari 62 kantong, hanya ada 3 kantong yang jenis darahnya AB..... benar - benar jenis langka...

Semoga kegiatan ini dapat rutin kami adakan 3 bulan sekali.... dan lain kali sepertinya kami harus lebih giat melancarkan "kampanye" dan lebih banyak menyebarkan selebaran2 di kantor2 sekitar. Soalnya ternyata banyak juga yang datang berdonor setelah mendengar "kampanye" yang gencar kami lakukan beberapa hari ini.... namun yang paling berkesan mungkin kalimat salah seorang teman yang mengatakan : "Saya berusaha keras untuk menjadi donor tetap yang rajin, karena berharap semoga dihindarkan dari kebutuhan donor darah orang lain...."
Pas bangeeeet...... makanya...... AYO DONG DONOR....


Friday, January 23, 2009

DONOR DARAH

Setiap mendengar kata "donor darah", mungkin yang terbayang di benak kita adalah "Jarum besar yang menakutkan". Bagi sebagian orang, mendengar kata itu tidak menimbulkan "sesuatu", bahkan sering tidak peduli, atau malah merasa bahwa itu bukan sesuatu yang penting. Adakalanya mungkin merasa bahwa donor darah itu penting, tapi dengan embel2 "asal bukan aku".

Bagi sebagian yang lain -termasuk kami-, donor darah adalah sesuatu yang sangat penting, yang benar2 berarti "nyawa" bagi kehidupan (orang lain). Mungkin seseorang harus merasakan "butuh donor darah" baru benar - benar bisa merasakan betapa penting dan mulianya orang - orang yang bersedia mendonorkan "sedikit" darahnya bagi orang lain -termasuk kami-. Dan mungkin juga orang - orang yang akhirnya mendonorkan darahnya bisa merasakan betapa "nikmatnya" menjadi pendonor setelah "terpaksa" harus menjadi pendonor -termasuk saya-.

 Saya dan suami merasa betapa donor darah itu sangat penting ketika di tahun 2000 anak kedua kami alm. Dimas beberapa kali membutuhkan transfusi darah segar ketika dirawat di RSHS. Sulitnya mencari donor waktu itu membuat kami bertekat menjadi pendonor jika keadaan memungkinkan. Alhamduillah, meskipun anak kami saat itu juga tidak tertolong, suami menjadi pendonor tetap sejak saat itu. Bahkan ketika anak keempat kami alm. Hariz membutuhkan transfusi darah segar awal tahun 2008 kemarin, bapaknya sendiri yang menjadi salah satu pendonornya.

Saya sendiri sebenarnya ketika mahasiswa sudah berniat menjadi pendonor, namun apa daya selalu ditolak karena terlalu kurus. Untuk pertama, bobot tubuh harus 50 kg, selanjutnya boleh 45 kg. Untuk sekian lamanya saya agak melupakan hal itu, apalagi kemudian terhalang dengan seringnya saya hamil, melahirkan, menyusui, meskipun sejak hamil anak ketiga (afya), saya sudah "menggembung". Saya juga sempat dihantui oleh ketakutan "jarum besar" ketika melihat kegiatan donor darah yang diadakan di kantor.

Akhirnya saya berkesempatan juga menjadi pendonor meskipun karena keadaan darurat (baca: terpaksa), ketika kami harus menyediakan darah untuk mertua yang mau operasi, sementara di PMI tidak ada persediaan. Kala itu dari 4 orang yang diperiksa ternyata hanya saya yang memungkinkan untuk menjadi pendonor. Anehnya setelah menjalani donor darah yang pertama, tiba - tiba saya merasa begitu "nikmat", merasa menjadi manusia yang lebih "berguna" sehingga 3 bulan kemudian saya kembali berdonor.

Akhir - akhir ini hampir setiap hari saya juga disibukkan dengan hal - hal yang berhubungan dengan "donor darah". Bermula ketika anak teman kantor membutuhkan darah segar (tidak disimpan lebih dari 2-3 hari) selama seminggu penuh, setiap hari 2 orang yang bergolongan darah A. Di kantor kami sibuk menyediakan pendonor untuk anak tersebut. Kemudian minggu kemarin, salah seorang karyawan sebuah bank yang kerapkali "bersinggungan" dengan kami bercerita bahwa anaknya yang berusia 4 tahun ternyata menderita Thalassemia, dan harus menjalani transfusi darah segar setiap 6 minggu sekali (!!!) sehingga selalu membutuhkan 2 orang yang bergolongan darah B untuk menyambung hidupnya ...... Terakhir kemarin, anak teman menderita DB, dan membutuhkan transfusi. Alhamdulillah tidak ada kesulitan karena bisa memakai persediaan darah yang ada di PMI.

Alhamdulillah di kantor kami hari rabu tgl 28 Januari nanti mengadakan kegiatan donor darah sukarela, dan telah terdaftar 57 pegawai yang bersedia menjadi pendonor.....

Rasanya tidak ada alasan lagi bagi kita untuk "takut" menjadi pendonor, jika kita mengetahui betapa sebagian darah kita adalah benar - benar "nyawa" bagi orang lain. Jangan sampai seperti kami, harus merasakan "membutuhkan" pendonor, atau karena "terpaksa" harus donor, baru menjadi pendonor ......

Tuesday, January 13, 2009

Musibah

musibah memang bisa datang kapan saja, tanpa bisa dihindari. Minggu2 terakhir ini beberapa teman mengalami musibah yang mengharuskan salah satu anggota keluarganya dirawat di rumah sakit.

Akhir desember kemarin putri teman kantor tiba2 Hb-nya drop sampai 3.6! Dirawat di RSUD selama 8 hari, anak itu "hanya" menerima transfusi 4 labu. Hb-nya sempat naik sampat 7, namun akhirnya drop lagi menjadi 3.8.

Akhirnya keluarga memindahkan puterinya ke RS yang lebih besar, dengan harapan mendapatkan perawatan yang lebih baik dan memadai. Sehari di rumah sakit itu, anak tersebut langsung dipindahkan ke ruang perawatan intensif, dan keesokan harinya mulai dijadwalkan transfusi. Pada hari ketiga dia mulai kehilangan kesadaran. Menurut dokter yang menangani, ada penolakan dari tubuhnya yang menganggap darah transfusi (dari RS sebelumnya) sebagai benda asing, dan celakanya lagi darahnya mengental. Alhamdulillah
di RS yang baru pemeriksaan dan pengobatannya lebih menyeluruh. Dalam seminggu transfusiya sudah hampir mencapai 10 labu. Minggu kemarin akhirnya ada berita baik, dia mulai sadar, dan Hb-nya mulai naik hampir 8.

Sampai sekarang dokter belum dapat menyimpulkan penyebab Hb-nya drop. Sempat didiagnosa hemolitik autoimun, namun masih menunggu hasil pemeriksaan darah dari Jakarta. Semoga hasilnya tidak mengkhawatirkan.

Awal Januari ada teman yang dirawat di RS karena DB, alhamdulillah karena fisiknya memang kuat (lumayan banyak sepedaan), recovery-nya juga lebih cepat.

Lalu ada anak teman (SMA kelas 2) yang dirawat karena dehidrasi setelah menjalani latihan pecinta alam. Alamaaaak ...... maunya jadi jagoan jadinya malah masuh RS. Kasihan juga melihatnya, udah kurus, bayak luka, item .. oalah mas... mas... lain kali jadi ilmuwan aja seperti bapak ya....

Terakhir kemarin suami teman tiba - tiba stroke. Padahal yang punya penyakit darah tinggi sebenarnya sang istri .. jadinya bingung .. tapi ya itulah kuasa ILahi. Jadi meskipun tekanan darahnya "hanya" 170/120, ternyata gulanya 300 lebih. (Hati2, karena gula-pun bisa menyebabkan stroke, dan itu juga sudah pernah terjadi pada teman kantor yang masih muda)

Yang menakutkan adalah beliau mendapat stroke ketika sedang menyetir!!! Aduh..... ngeri banget.... Alhamdulillah dalam jarak hampir 2 km akhirnya beliau bisa mengerem, dan semua penumpang selamat. Ditengah musibah itu ternyata masih harus mengucap syukur bahwa stroke mengenai area sebela Kiri, sehingga kaki kanan masih bisa refleks mengerem.

Ya Allah, semoga Engkau memberikan pertolongan kepada teman2 kami, memberikan mereka kesehatan, kekuatan, dan kesabaran. Luluskanlah mereka dalam ujianMu kali ini. Semoga Engkaupun menghindarkan kami dari musibah serta memberi kekuatan kepada kami semua...amiiiin

Saturday, January 10, 2009

afya membuat keju....




Sabtu kemarin setelah Parent meeting di sekolah, saya dan afya bareng pak didi, jeng cussie, salma, dan jeng ticho juga azka "berkunjung" ke Gasibu. Ada acara serbu kejumooo, yang salah satunya anak2 bermain di cheese world. Kami orang tuanya nggak tahu pasti apa acara di dalamnya karena anak2 harus masuk sendiri.

Setelah mengantri satu jam lebih (diantriin pak didi ... makasih ya), akhirnya anak2 bertiga masuk. Mereka keluar dengan membawa roti berisi oreo dan keju.
Naaah .. sorenya di rumah afya ribut sekali ingin mempraktekkan "pelajaran" di cheese world yang katanya membuat keju....

Akhirnya saya perbolehkan dia mengambil "bahan2" yang katanya untuk membuat keju. Dicampurlah susu murni, keju parut, minyak, garam, bahkan tepung dan air!!! Alamaaak .....
Tapi dia bangga sekali, karena sebentar lagi katanya mengental dan jadilah Keju... he.. he.. Setelah ditunggu sekian lama nggak mengental, dia punya ide untuk dimasak di kompor .... setelah itu dia menunggu apakah adonannya menjadi kental.

Tentu saja bisa ditebak, sampai pagi juga adonannya tetap saja sama...
Yah nggak apa -apa meskipun sebentar lagi dibuang juga he.. he.. biar dia belajar, mudah2an lain kali dia benar2 bisa membuat keju

Tuesday, January 6, 2009

Ultah afya




ini foto telat diaplot ....

tgl 24 desember kemarin afya ultah yg ke-5. Bagi kue ke teman2 ngajinya di mesjid aja. Makan kue ber-3 ibu sama mbak nia kiriman wa Popon dan bude Marni.
hari ultahnya juga diisi dengan jalan2 ke spirit camp bareng temannya salma, fizhan, dan syahna, tentu saja "status"-nya afya adalah dititipkan ke orang tua teman2nya yang baik itu. Makasih banget yaaaa....
Semoga Afya selalu sehat, diberi umur panjang, menjadi anak sholihah dan pintar amiiin...