Thursday, March 27, 2008

Ikhlas 2

Tadi malam kami kedatangan seorang sahabat. Hampir sebulan yang lalu mereka harus melepas anak lelaki satu-satunya yang masih berusia 2 tahun menghadap Ilahi. Sebenarnya kami hanya saling berbagi untuk mengurangi rasa kehilangan.

Ternyata kami tidak sendiri. Banyak orang yang lebih 'berat cobaannya'. Sahabat tadi telah berjuang untuk kesembuhan buah hatinya, yang dalam usia belia harus menjalani operasi sampai 7 Kali!!! Yg bahkan tidak dilakukan di tanah air. Namun saat kesembuhan nyaris di depan mata, hingga kedua orang tuanya mulai bernafas lega, tiba - tiba Yang Di atas berkehendak lain. Dia lebih menyayangi anak itu sehingga tidak memperpanjang usianya. Sungguh Kuasa Allah di atas segala - galanya.

Saat kami mendengar kisah mereka, tiba - tiba kami merasa betapa kesedihan kami masih lebih 'ringan' di banding mereka. Dengan kebersamaan 2 tahun lebih, tentunya kenangan akan buah hati-pun lebih banyak dan sulit dilupakan. Bagi kami, Allah masih memberi titipan yang lain, Afya, sedangkan mereka belum seorangpun. Rasanya kami harus lebih lkhlas. Kita memang harus selalu bersyukur, dengan apapun yang diberikan kepada kita, meski kadang terasa pedih, karena ada hikmah di balik setiap kejadian. Yang juga patut kami syukuri adalah Allah telah pernah memberi kami kesempatan, sesempit apapun kesempatan itu.

Untuk sahabat kami, dengan usia yang tidak lagi muda, sementara Dokter hanya memberi mereka  satu kali lagi kesempatan untuk kembali memiliki anak, kami ikut berdoa semoga Allah mempermudahnya.

10 comments:

  1. semoga tambah ikhlas dan legowo ya jeennnggg...
    allah maha segalanya ... semoga kita selalu dalam lindunganNya

    ReplyDelete
  2. Semoga Allah senantiasa menyabarkan, meneguhkan, mempermudah dan menjaga mereka dan Uci sekeluarga, amin.

    ReplyDelete
  3. Subhanallah, aku terharu banget dengan pernyataanmu ini Ci... betapa kurang bersyukurnya aku selama ini, Astaghfirullah... terima kasih karena sudah mengingatkan.

    ReplyDelete
  4. Makasih untuk doa doanya, semoga kami tambah sabar dan ikhlas

    ReplyDelete
  5. Di atas langit masih ada langit. Masing-masing orang mendapatkan cobaannya sendiri.... Salut untuk keikhlasan dan kesabarannya. Buat yang ditinggalkan semoga segera mendapatkan ganti yang lebih baik. Ameen ya rabbal alameen.....

    ReplyDelete
  6. Dosen senior teman bapaknya afya punya pengalaman sangat mirip. Dengan 6 kali kesempatan juga, hanya Satu juga yang masih ada (sekarang sudah kerja dan punya keturunan). Kita memang bukan orang yg paling menderita..........

    ReplyDelete
  7. Memang kalo dirasakan, kita selalu akan menjadi orang paling sengsara di dunia. Makanya Rasul bilang, rugi orang yang dalam keduniaan selalu mendongak, tapi dalam hal ibadah selalu menunduk. Merasa cukup dan jadi orang paling taqwa, tapi merasa paling sedikit punya dosa. Semoga kita, bune afya sekeluarga tidak seperti itu. Mari kita jadi orang yang ngerasa paling banyak dosa, paling sedikit beribadah, dan sehingga apapun yang kita terima, kita berucap syukur alhamdulillah. Salam sayang buat afya dan keluarga, dari Pakde Anto

    ReplyDelete
  8. Insya Allah pakde, doanya ya....

    ReplyDelete
  9. hiks hiks
    telat euy, jadi kontaknya telat sih

    ReplyDelete